|
||||||||
Landasan dan tujuan pendidikan dari seluruh sistem pendidikan yang ada disetiap Pondok pesantren masing-masing berbeda , belum ada keseragaman antara pondok pesantren yang satu dengan yang lain. Secara umum dapat dikatakan bahwa cita-cita dari ulama dalam mendirikan pondok pesantren adalah untuk mencetak insan-insan muslim yang tafaqquh fiddin, insan-insan muslim yang menjadi pendukung ajaran Alloh Swt. Secara utuh (Kaafah), sesuai dengan firman Alloh yang berbunyi: |
||||||||
وما كان المؤمنون لينفروا كافة فلولا نفر من كل فرقة منهم طائفة ليتفقهوا في الدين نذروا قومهم إذا رجعوا إليهم لعلهم يحذرون - التوبة:122 |
||||||||
Artinya : Tidak sepatutnya bagi orang-orang mukmin itu pergi semua (kemedan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. (Al-Qur’an S. Attaubah 122) Demikian juga disebutkan didalam hadits : |
||||||||
إن الناس لكم تبع وإن رجلا يأتونكم من أقطار الأرض يتفقهون في الدين، فإذا اتوكم فاستوصوا خيرا - تخفة الأحوذى بشر جامع لترميذى الجزء الرابع - ص:409 |
||||||||
Artinya : Sesungguhnya manusia bagimu adalah pengikut, dan sesungguhnya orang-orang lelaki itu mendatangimu dari penjuru bumi untuk mendalami agama, apabila mereka mendatangimu maka pesanlah kebaikan kepada mereka. Adapun visi atau landasan pendidikan di Pondok Tremas adalah : keikhlasan, kesederhanaan, kebebasan, menolong diri sendiri dan sesama umat, serta ukhuwah diniyah. |
||||||||
| :: Keikhlasan | ||||||||
Keikhlasan disini mempunyai arti kebersihan hati dari segala perbuatan yang tidak baik, sehingga akan teciptalah hidup gotong-royong serta persatuan dikalangan para santri dalam menegakkan ajaran Islam, seperti yang diperintahkan dalam Al-Qur’an dan Hadits sebagai berikut : |
||||||||
وما امروا إلا ليعبدوا الله مخلصين له الدين حنفاء - البينة: 5 |
||||||||
| Artinya : Mereka hanya diperintahkan agar mengabdi kepada Allah dengan ikhlas dan secara bersih | ||||||||
وقال علي بن ابي طالب كرم الله وجهه لا تهتموا لقلة العمل واهتموا للقبول فإن النبي صلىالله عليه وسلم قال لمعاذ بن جبل اخلص العمل يجزك منه القليل - ابو منصر الديلمي في مسند الفردوس - إحياء علوم الدين للإمام الغزالي - جزء 4 ص 365 |
||||||||
Artinya : Dan telah berkata Ali bin Abi Tholib : Janganlah kamu bersusah hati karena sedikitnya amal , dan bersusah hatilah kamu untuk diterimanya, maka sesungguhnya Nabi telah bersabda kepada Mu’ad bin Jabal : “ Ikhlaslah beramal, maka akan mencukupimu dari padanya barang sedikit “. |
||||||||
| :: Kesederhanaan | ||||||||
Hidup hemat dan sederhana benar-benar dilakukan dalam kehidupan Pondok Pesantren, dan demikian juga dalam semangat tolong – menolong amat terasa dikalangan para santri, sebab kebiasaan para santri itu mencuci pakaiannya sendiri, membersihkan kamar tidurnya sendiri dan bahkan didak sedikit dari mereka yang memasak masakannya sendiri . Semua itu disebabkan karena kehidupan yang merata dikalangan para santri, baik dalam melakukan pekerjaan yang bersifat agama misalnya sholat berjama’ah maupun yang bukan bersifat agama misalnya ro’an dan sebagainya. Hal tersebut sesuai dengan ayat Al Qur'an : |
||||||||
والذين انفقوا لم يسرفوا ولم يقتروا وكان بين ذلك قواما - الفرقان:67 |
||||||||
Artinya : Dan orang-orang yang apabila membelanjakan ( harta ) mereka tidak berlebihan, dan tidak ( pula ) kikir , dan adalah ( pembelanjaan itu ) ditengah-tengah antara yang demikian. ( Al Qur’an S. Al Furqon . ayat 67 ) Demikian juga disebutkan didalam hadits Nabi yang berbunyi: |
||||||||
عن حذيفة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "ما أحسن القصد في الغنى، وما أحسن القصد في الفقر، وما أحسن القصد في العبادة" - الحافظ ابو بكر البزار |
||||||||
Artinya : Dari Hudzaifah ia berkata : bersabda Rasululloh Saw. : “ alangkah baiknya kesederhanaan dalam kekayaan dan alangkah baiknya kesederhanaan dalam kefakiran, dan betapa baiknya kesederhanaan dalam ibadah “ |
||||||||
| :: Kebebasan | ||||||||
Kebebasan tersebut dimaksudkan adalah kebebasan dalam segi kurikulum dan kebebasan dalam segi politis .
Kebebasan dalam segi kurikulum ini bararti bahwa Pondok Tremas tidak terikat oleh kurikulum baik Departemen Agamamaupun P&K, hanya saja memasukkan beberapa mata pelajaran dari kurikulum tersebut yang sangat diperlukan, namun pada dasarnya Pondok Tremas masih tetap menggunakan kurikulum sendiri. Sedang yang dimaksud kebebasan dalam segi politis ialah bahwa Pondok Tremas pada hakekatnya adalah bersifat independent, artinya tidak memihak kepada salah satu partai politik dan golongan. |
||||||||
| :: Menolong Diri Sendiri dan Sesama Umat | ||||||||
| Yaitu seperti disebutkan didalam kitab Al Qur’an yang berbunyi : | ||||||||
ويؤثرون على أنفسهم ولو كان بهم خصاصة، ومن يوق شح نفسه فأولئك هم المفلحون - الحشر:9 |
||||||||
Artinya : Dan mereka mengutamakan ( orang-orang Muhajirin ) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. ( Al Qur’an S. Al Hasyr 9 ) Serta ditulis dalam kata pepatah yang menyebutkan : |
||||||||
من ينفع الناس ينفعه - على الجارم و مصطفى امين - النحو الواضح - جز:3 |
||||||||
Artinya : Barang siapa yang memberikan kemanfaatan kepada manusia (orang lain) maka merekapun akan memberikan kemanfaatan kepadanya Jadi selain menolong diri sendiri, menolong masyarakat atau rasa sosial kemasyarakatan jangan diabaikan, sebab tidak bisa diingkari bahwa Pondok Tremas adalah bagian dari pada masyarakat didaerah itu dan juga tidak akan lepas dari hubungannya dengan masyarakat sekitar, sehingga terjalinlah hubungan yang baik dan saling isi-mengisi |
||||||||
| :: Ukhuwah Diniyah | ||||||||
Salah satu landasan yang kuat tentang terciptanya ukhuwah diniyah yang menjadi landasan dan tujuan pendidikan di Pondok Tremas ialah pengaruh kepercayaan atau aqidah. Berkat aqidah itu maka terciptalah persatuan tujuan dan pandangan hidup mereka. Kesatuan tujuan dan pandangan hidup itu pada pokoknya mengandung ajaran supaya berbakti kepada Alloh Swt. Dan berbuat baik kepada sesama manusia, sehingga mempertamukan hati dengan hati dan memperhubungkan jiwa dengan jiwa . dengan sendirinya akan hilanglah semangat nafsi-nafsi, individualisme, egoisme dan lain-lain, hal itu sesuai dengan ayat Al Qur’an : |
||||||||
المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضهم بعضا - البخاري |
||||||||
Artinya : Orang mu’min terhadap orang mu’min adalah bagaikan satu bangunan rumah, dimana saru bagian menguatkan bagian yang lain.
Sedangkan tujuan pendidikan pondok pesantren pada umumnya seperti yang sudah diuraikan diatas adalah untuk mencetak insan-insan muslim yang tafaqquh fiddin yang menjadi pendukung ajaran-ajaran Alloh secara utuh ( kaafah ). Namun demikian, selain landasan dan tujuan tersebut Pondok Tremas masih mempunyai tujuan (misi Pondok Tremas ) yang secara umum dapat disebutkan sebagai berikut : Membina para santri agar berkepribadian muslim sesuai dengan ajaran-ajaran Islam serta menanamkan rasa keagamaan tersebut di berbagai segi kehidupannya, sehingga akhirnya menjadi orang yang berguna bagi agama, masyarakat dan negara. Sedangkan tujuan secara khusus dapat disebutkan sebagai berikut : |
||||||||
|
||||||||
Adapun semboyan yang selalu didengungkan di Pondok Tremas sejak berdirinya adalah : tuntutlah ilmu, tegakkan imanmu dan kembangkanlah amalmu “. Semboyan tersebut berdasarkan : |
||||||||
عن معاذ بن جبل رضي الله عنه قال: تعلموا العلم فإن تعلمه حسنة، وطلبه عبادة، ومذاكرته تسبيح، والبحث عنه جهاد، وتعليمه من لا يعلمه صدقة، وبذله لأهله قربة - تنبيه الغافلين - ص: 155 |
||||||||
| Artinya : Dari shohabat Mu’ad bin Jabal ra. beliau berkata :
Pelajarilah ilmu, maka sesungguhnya mempelajari ilmu adalah suatu kebaikan, dan menuntutnya adalah ibadah, dan mengingat-ingatnya adalah tasbih, dan membahas tentang ilmu adalah jihad, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengerti adalah shodaqoh, dan memberikannya kepada ahlinya adalah qurbah (amal yang mendekatkan diri kepada Alloh) Namun demikian diperingatkan juga bahwa : |
||||||||
من تعلم علما لغير الله فليتبوأ مقعده من النار - عن ابن عمر في الجامع الصغير - جز:2 - ص: 86 |
||||||||
Artinya : Barang siapa yang belajar ( mencari ilmu ) tidak karena Alloh maka sepantasnyalah bertempat di neraka.
Semboyan yang kedua ialah tegakkan imanmu, hal tersebut sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Saw. : |
||||||||
قل آمنت بالله ثم استقم - مسلم |
||||||||
Artinya : Katakanlah, aku beriman kepada Alloh kemudian tegaklah.
Sedangkan semboyan yang ketiga adalah kembangkanlah amalmu, dan itu disebutkan dalam firman Alloh Swt. : |
||||||||
وقل اعملوا فسيرى الله عليكم ورسوله والمؤمنون - التوبة:105 |
||||||||
Artinya : Dan berkatalah : “ bekerjalah kamu, maka alloh dan Rosul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu. (Al Qur’an S.Attaubah 105) Demikianlah landasan dan tujuan serta semboyan dari pada pendidikan dan pengajaran yang ada di Pondok Tremas. Yang kesemuanya itu akan merupakan pangkal bertolak untuk melangkah ketangga yang selanjutnya apabila para santri nanti terjun kedalam lingkungan masyarakat, sebab untuk terjun kedalam masyarakat seperti sekarang ini diperlukan benteng iman yang kuat sehingga tidak akan terseret kearah dampak yang negatif yang tidak kita inginkan |